BANGIL – DPRD Kabupaten Pasuruan mengalokasikan anggaran Rp 200 juta untuk tes urine di sekolah. Alasannya, maraknya peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Pasuruan kian mengkhawatirkan. Karena ancaman peredaran narkoba itu, juga menyasar kalangan pelajar. “Sudah disetujui anggarannya dalam APBD 2017. Sebagai permulaan, tahun ini dialokasikan Rp 200 juta,” ungkap
Baca Selengkapnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar